Apa Itu “Nemawashi”? Strategi Diam-Diam untuk Mengambil Keputusan di Jepang
2025-11-26

Apa Itu “Nemawashi”? Strategi Diam-Diam untuk Mengambil Keputusan di Jepang
Dalam budaya kerja Jepang, ada satu konsep penting yang jarang dibahas secara langsung, tapi sangat menentukan bagaimana keputusan dibuat: Nemawashi (根回し). Secara harfiah, nemawashi berarti “menggali akar sebelum memindahkan pohon”, tapi dalam konteks bisnis dan organisasi, artinya jauh lebih strategis.
Nemawashi adalah proses melakukan persiapan diam-diam, berdiskusi tidak formal, dan membangun persetujuan terlebih dahulu sebelum keputusan resmi diambil. Tujuannya supaya saat keputusan diumumkan dalam rapat, semua orang sudah setuju — dan tidak ada drama.
Ini adalah salah satu rahasia mengapa perusahaan Jepang terlihat “tenang” walau prosesnya sangat kompleks.
Tujuan Utama Nemawashi
✓ Mencapai Konsensus Sebelum Rapat
Di Jepang, rapat bukan tempat berdebat. Rapat hanyalah formalitas untuk menyampaikan keputusan final yang sudah diamankan sebelumnya.
✓ Menghindari Konflik Terbuka
Budaya Jepang sangat menghindari konfrontasi langsung. Dengan nemawashi, setiap keberatan diselesaikan secara pribadi, bukan di depan umum.
✓ Memastikan Semua Pihak Merasa “Diikutsertakan”
Orang Jepang tidak suka keputusan sepihak. Mereka ingin setiap stakeholder merasa pendapatnya dihargai.
✓ Meminimalkan Risiko Gagal
Keputusan yang sudah dibicarakan diam-diam cenderung lebih mulus saat dijalankan.
Cara Kerja Nemawashi (Langkah-Langkahnya)
- Identifikasi siapa yang “punya suara”
Sebelum ambil keputusan, seseorang harus tahu:
-
Atasan langsung
-
Senior yang berpengaruh
-
Rekan kerja yang akan terdampak
-
Divisi lain yang terkait
Orang Jepang sangat memahami hierarki informal.
- Diskusi tidak formal / obrolan kecil
Biasanya dilakukan lewat:
-
ngobrol di meja kerja
-
makan siang bareng
-
nikah-kai (minum bareng)
-
chat internal perusahaan
Nada diskusi biasanya pelan, tidak memaksa, dan sangat hati-hati.
- Minta pendapat & dengarkan keberatan
Ini bagian terpenting. Tujuannya bukan memaksa, tapi mendengarkan:
-
“Apakah ide ini masuk akal?”
-
“Ada risiko yang perlu diperhatikan?”
-
“Bagaimana jika kita ubah sedikit bagian ini?”
Setiap masukan dicatat.
- Revisi ide sesuai masukan yang diterima
Setelah berbicara dengan semua pihak, idenya akan disesuaikan supaya:
-
semua orang merasa didengar
-
tidak ada yang merasa tersinggung
-
semua kepentingan terwakili
- Presentasi di rapat (keputusan sebenarnya sudah matang)
Saat masuk rapat, semua orang sudah tahu isi proposalnya. Makanya rapat Jepang sering terasa “sunyi” dan cepat — karena debatnya sudah terjadi sebelumnya secara diam-diam.
Contoh Nemawashi dalam Kehidupan Kerja
Situasi 1: Ingin mengubah metode kerja
Sebelum mengumumkan perubahan sistem:
-
diskusi dulu dengan senior
-
minta masukan ke divisi lain
-
ngobrol santai dengan atasan
Baru setelah semuanya oke → diangkat ke rapat.
Situasi 2: Ingin mengajukan ide baru
Kamu tidak langsung bicara di rapat. Tapi pelan-pelan sounding ke orang yang berpengaruh.
Situasi 3: Problem dalam tim
Alih-alih mengkritik terbuka, masalah dibicarakan secara privat terlebih dahulu.
Kenapa Nemawashi Sulit Dipahami Pekerja Asing?
a. Terlihat lambat dan tidak efisien
Tapi bagi orang Jepang, proses lambat = minim drama.
b. Tidak ada yang bicara jujur di rapat
Karena semua diskusi sebenarnya dilakukan “di balik layar”.
c. Butuh kemampuan membaca situasi
Sesuatu yang tidak tertulis, tidak resmi, dan sangat mengandalkan intuisi sosial.
d. Orang asing cenderung terlalu langsung
Sementara Jepang mengutamakan harmoni, bukan kemenangan argumen.
Tips Menggunakan Nemawashi sebagai Pekerja Asing
- Jangan langsung lempar ide di rapat
Sampaikan dulu secara pribadi ke orang yang tepat.
- Jaga nada bicara yang lembut
Intinya pelan-pelan, tidak memaksa.
- Tunjukkan bahwa kamu siap menerima masukan
Orang Jepang menghargai fleksibilitas.
- Bangun hubungan sosial (Ningen Kankei)
Tanpa hubungan baik, nemawashi tidak akan efektif.
- Jangan buru-buru mendorong keputusan
Biarkan proses berjalan secara natural.
Nemawashi adalah seni persiapan diam-diam yang menjadi pondasi cara kerja di Jepang. Konsep ini membantu menghindari konflik, mempercepat pelaksanaan keputusan, dan membuat semua pihak merasa dihargai.
Bagi pekerja asing, memahami nemawashi bisa membuat pekerjaan lebih lancar, hubungan dengan rekan Jepang lebih harmonis, dan ide kamu lebih mudah diterima.